February 9, 2023

Salah satu aktivitas yang dilaksanakan dalam rangkaian Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tema Bangunlah Jiwa dan raganya di SMAN 1 Ngluwar adalah Seminar Anti Perundungan. Pada seminar kali ini, SMAN1 Ngluwar  menghadirkan narasumber Ibu Septi Ambarwati, S.Si, M.Pd. Si, yang merupakan founder  Komunitas Ibu Peduli Bullying. Kegiatan seminar digelar pada hari Senin, 7 November 2022 di Aula SMAN 1 Ngluwar.

Dalam sambutannya, Bp. Hadi Widodo S.Pd selaku wakil kepala sekolah menyatakan bahwa sosialisasi ini memberikan informasi kepada para peserta didik mengenai pemahaman, penyebab dan dampak dari Perundungan, dan bertujuan  agar generasi muda yang masih produktif dalam berkarya bisa membentengi diri sehingga tidak terjerumus dan menghancurkan masa depannya.

Pada kegiatan ini, siswa/(i) Fase E mendapatkan sosialisasi dan informasi bermanfaat dari Ibu Septi Ambarwati yang bertujuan agar seluruh siswa dan elemen sekolah bersama-sama memerangi perundungan. Selanjutnya siswa diajak mengenali dan memahami serta memecahkan permasalahan tentang bullying atau perundungan. Mengapa banyak terjadi di lingkungan? Bagaimana upaya pencegahannya? Tindakan apa yang semestinya dilakukan siswa melawan bullying atau  perundungan?

Ibu Septi Ambarwati menyampaikan bahwa aktivitas perundungan dapat memberikan dampak buruk dan dapat mengubah karakter baik pada pelaku maupun korban perundungan. Makna merundung sebagai aktivitas yang menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun psikis, dalam bentuk kekerasan verbal, sosial, atau fisik berulang kali dan dari waktu ke waktu, seperti memanggil nama seseorang dengan julukan yang tidak disukai, memukul, mendorong, menyebarkan rumor, mengancam, atau merongrong.

Bullying  dapat terjadi pada siapa saja. Bahkan kadang kala baik pelaku maupun korban perundungan tidak menyadari bahwa perlakuan yang diberikan atau diterima di lingkungan manapun termasuk sekolah merupakan bentuk bullying. Oleh karena itu, sangat penting bagi guru, orangtua dan siswa itu sendiri untuk dapat mengenali macam macam bullying.

ada 4 jenis bullying yang harus diketahui untuk dijadikan pencegahan dan tanda-tanda bagi siswa untuk bisa tahu aksi bullying. Apa sajakah itu?

  1. Verbal bullying atau perundungan verbal
  2. Physical bullying atau perundungan fisik
  3. Social bullying atau perundungan sosial
  4. Cyber Bullying atau perundungan dunia maya

“Dengan demikian diharapkan semua pihak memiliki awareness terhadap hal ini sehingga potensi terjadinya bullying atau perundungan dapat ditekan” tutur Ibu Septi Ambarwati secara lugas.

Adapun dimensi profil pelajar Pancasila yang diharapkan dapat dikembangkan pada aktivitas ini adalah dimensi (1) dimensi Beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, (2) Mandiri, dan (3) Bernalar Kritis. Diharapkan  kegiatan ini dapat menumbuhkan karakter positif baik bagi siswa maupun pemangku kepentingan lainnya agar sekolah menjadi tempat belajar yang nyaman tanpa adanya aktivitas perundungan.

Semoga dengan adanya sosialisasi ini peserta didik dapat menepis berbagai hal-hal negatif yang ada di lingkungannya dan mampu memproteksi diri sehingga menjadi kaum milenial yang akan memajukan bangsa ini di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial